Kasus Yoga-Yogi

Kasus Yoga & Yogi Masuk Ombusdman RI

Jumat, 15 Juli 2011 - 10:02 WIB • Dibaca 172 kali

DITEMANI IBU - Yoga dan Yogi bersama ibunya, Lilis Setyowati (32) menunjukkan surat "pengusiran" dari SDN IV Sitirejo. Foto: antara

LOWOKWARU, MALANGRAYA.info – Ombusdman Republik Indonesia turun tangan melihat kasus Yoga Prakoso dan Yogi Prakoso yang dikeluarkan dari SDN Sitirejo IV, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang akibat kekritisan orang tuanya.

Baca Juga

Kabar yang diterima beritajatim.com, Jumat (15/7/2011) siang ini, Ombusdman akan menemui Bupati Malang, Rendra Kresna di Pendopo Agung, Pemkab Malang. Namun, tiga orang Ombusdman itu akhirnya didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Abdul Malik untuk menuju rumah Yoga dan Yogi di Desa Mendalan Wangi, Kecamatan Wagir.

Siapakah Ombusdman itu? Ombusdman tugas pokoknya berdasarkan Pasal 4 (c) Keputusan Presiden RI Nomor 44 Tahun 2000, yakni melakukan langkah untuk menindaklanjuti laporan atau informasi mengenai terjadinya penyimpangan oleh penyelenggara negara dalam melaksanakan tugasnya maupun dalam memberikan pelayanan umum.

Sedangkan yang menjadi kewenangan Komisi Ombusdman, mengacu pada Pasal 2 Keputusan Presiden RI Nomor 44 Tahun 2000 yaitu, melakukan klarifikasi, monitoring atau pemeriksaan atas laporan masyarakat mengenai penyelenggaraan negara khususnya pelaksanaan oleh aparatur pemerintahan termasuk lembaga peradilan terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Setiap tahunnya, Ombusdman menerima lebih dari ratusan kasus.

“Informasinya seperti itu. Katanya, Ombusdman sudah ada di Malang dan hari ini juga menemui Yoga dan Yogi,” ungkap Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Malang, Zuhdy Achmadi, Jumat (15/7/2011) siang selaku pendamping dan fasilitator permasalahan yang sedang dihadapi dua siswa kembar itu.

Terpisah, Lilis Setyowati (Ibu Kandung Yoga dan Yogi) menuturkan, anaknya kini jatuh sakit. Sejak kemarin, Yoga dan Yogi mengalami diare. “Mungkin saja kelelahan mas. Soalnya, saat mediasi anak saya seperti mengalami tekanan psikis. Saya khawatir hal ini berpengaruh pada kesehatannya,” ucap Lilis.

Saat ditanya apakah Lilis sudah mendapatkan kontak jika Ombusdman akan datang ke rumahnya, Lilis pun menjawab jika dirinya, belum tahu hal itu. “Yang penting anak saya bisa kembali sekolah. Saat ini, yang kami takutkan adalah perkembangan kejiwaan dua putra kembarnya,” terang Lilis.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs