Pemkot Malang Siapkan Wisata Barang Antik

Kamis, 14 Juli 2011 - 19:01 WIB • Dibaca 208 kali

ILUSTRASI. Foto: antara

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur, melalui Dinas Pasar setempat akan menyiapkan wisata barang antik dengan menyediakan pasar khusus untuk menarik wisatawan dan memfasilitasi penggemar barang itu.

Baca Juga

Kepala Dinas Pasar, Kota Malang, Bowo Suprastyo, Kamis mengatakan, pasar khusus yang menyediakan sejumlah barang antik itu akan ditempatkan di Pasar Comboran yang saat ini telah ditinggal 75 persen pedagangnya.

“Konsep wisata barang antik itu sudah ada, dan saat ini kita hanya menunggu penataan sarana dan prasarana saja, sehingga nantinya akan mudah diaplikasikan,” katanya.

Bowo mengatakan, pihaknya telah menyusun sejumlah konsep pasar sehat sehingga bisa menarik wisatawan.

Ia menjelaskan, di seluruh wilayah Kota Malang dari total 26 pasar, sedikitnya 16 pasar akan diubah menjadi pasar dengan spesifikasi tersendiri.

“Dari total 26 pasar di Kota Malang, sedikitnya 16 pasar akan diubah konsepnya. Namun hal itu tidak bisa langsung dilakukan, sebab terkait dengan anggaran,” katanya.

Ditanya mengenai rencana anggaran untuk pasar barang antik, Bowo tidak bisa menjelaskan, sebab kewenangan anggaran itu bukan berada pada pihaknya, dan Dinas Pasar hanya menawarkan konsep tersebut.

Sebelumnya, DPRD Kota Malang menyayangkan sepinya pedagang di Pasar Comboran, sebab pasar yang dibangun tahun 2005 dengan menggunakan dana APBD kota Malang itu banyak ditinggalkan pedagangnya.

Sejumlah stand kosong, meski pasar yang berlantai tiga itu terletak di lokasi yang strategis, yakni di Jalan Mohammad Yamin.

Anggota Komisi C DPRD Kota Malang, Bambang Triyoso mengatakan, seharusnya pihak pengelola pasar dan pengurus paguyuban pasar bisa berinovasi agar pasar tetap ramai.

“Buatlah terobosan atau sesuatu yang menarik di pasar ini agar bisa didatangi pengunjung,” katanya.

Bambang mengusulkan beberapa solusi terkait sepinya pasar Comboran, seperti dibuat pasar seni atau pasar sentra kuliner, sehingga dengan inovasi itu pasar akan ramai dan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Pemkot Malang.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pasar Comboran, Fauzan mengaku, penyebab banyaknya stand yang tutup di Pasar Comboran karena pengunjung pasar sangat sedikit dan mengakibatkan pedagang bangkrut.

Dari data kantor pengelola pasar, total pedagang di Pasar Comboran mencapai 416 stand di lantai dasar, 442 stand di lantai satu serta 398 stand di lantai dua.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : antara
  • Dipublikasikan : Ahmad Taufik
x close
pasar barang antik malang berita malang raya berita pencemaran udara berita kriminal remaja arema 2012 pemain arema 2012 daftar pemain AREMA 2012 batu town square harta karun majapahit daftar pemain arema keris luk 13 pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang pilkada malang 2013 pelacuran di malang sampah anorganik karoseri adi putro suporter terbanyak di indonesia arema kerajaan singosari penemuan benda pusaka Berita kriminal pemerkosaan this is arema arema 2011-2012 nexian pad pengolahan limbah sampah limbah sampah cross ad 305 meteor cell malang sendang kamulyan daun emas ahmad bustomi nexian PAD G311 diknas malang tempat prostitusi di malang berita tentang pencemaran udara Local Blogs
Local TopOfBlogs