Kasus Yoga-Yogi

Kondisi Ibu Lilis Drop, Yoga-Yogi Trauma

Kamis, 14 Juli 2011 - 15:20 WIB • Dibaca 181 kali

DROP - Kesehatan Lilis Sulistyowati (44), ibu Yoga dan Yogi kini sedang tidak baik. Bersama Taufan Effendy (46), mereka sekeluarga kini berada di Surabaya. Foto: beritajatim.com

SURABAYA, MALANGRAYA.info – Siswa kembar Yoga Prakoso (8) dan Yogi Prakoso (8) dipastikan tetap akan sekolah, tapi tidak mau kembali belajar di SDN Sitirejo IV, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

Baca Juga

Beritajatim.com menemui secara langsung dan mewawancarai Yoga-Yogi bersama orangtuanya Taufan Effendy (46) dan Lilis Sulistyowati (44) yang menginap di sebuah hotel di Surabaya.

Rencananya, Lilis, ibu Yoga-Yogi yang melaporkan penyimpangan dana BOS di SDN Sitirejo IV kepada Bupati Malang ini, akan menjadi tamu dalam acara program talkshow, milik salah satu TV swasta pukul 08.00 pagi tadi. Mereka datang ke Surabaya sejak semalam.

Tapi acara talkshow itu mendadak batal, karena kondisi kesehatan Lilis tidak memungkinkan. Lilis sakit maagnya kambuh dan muntah-muntah. Akhirnya, Lilis bersama keluarganya dengan didampingi Bupati LIRA M Zuhdy Achmadi menginap di sebuah hotel dengan kamar 321 ini. Rencananya pada hari ini juga akan pulang kembali ke Malang.

“Saya sudah siap berangkat ke kantor biro TV swasta itu. Tapi setelah mandi dan sarapan pagi, akhirnya kepala pusing dan muntah-muntah. Kondisi saya benar-benar drop sekarang, karena kecapekan dan kepikiran terus peristiwa yang menimpa Yoga-Yogi,” kata Lilis kepada beritajatim.com, Kamis (14/7/2011).

Menurut Lilis, Kepala SDN Sitirejo IV Imam Sodiqin, Kadis Pendidikan Kab Malang Suwandi dan guru-guru memang meminta Yoga-Yogi untuk kembali bersekolah di SDN Sitirejo IV. Ini setelah semua pihak bersepakat menerima Yoga-Yogi kembali ke sekolah, pasca keputusan dikeluarkan sebelumnya.

“Kami tetap memperjuangkan dan diusahakan agar Yoga-Yogi bersekolah di SDN Sitirejo IV. Tapi mereka berdua nggak mau kembali di sana, ya kami terpaksa pindahkan,” tuturnya.

Taufan menambahkan, dalam satu minggu ke depan ini, Yoga-Yogi masih menenangkan pikiran terlebih dahulu setelah tergoncang akibat diolok-olok wali murid lain saat proses mediasi dengan pihak sekolah kemarin.

“Jika Yoga-Yogi tetap tidak mau sekolah, Kadis Pendidikan Kab Malang Suwandi telah menjanjikan memfasilitasi pindah sekolah lain,” imbuhnya.

Keluarga yang tinggal di Dukuh Tenggulunan, Desa Mendalanwangi, Kecamatan Wagir, Kab Malang ini memang berencana memindahkan sekolah anaknya Yoga-Yogi. “Tapi saya sama istri masih belum tahu di mana sekolah barunya. Yang pasti, tidak jauh dari rumah,” ujarnya.

Bagaimana dengan sikap Yoga-Yogi? “Nggak mau sekolah di Sitirejo, gurune galak-galak dan teman-teman sekolah juga galak,” kata Yoga dengan polosnya.

Sama halnya dengan Yogi, dirinya ingin benar-benar pindah sekolah dari SDN Sitirejo IV Malang. “Saya mau sekolah di kota saja. Teman-teman sekolah dan guru jahatnya kayak singa,” ungkapnya dengan mimik serius.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs