Pemkab Malang Ingin Tambah Empat UPT Lagi

Kamis, 14 Juli 2011 - 14:14 WIB • Dibaca 70 kali

KEPANJEN, MALANGRAYA.info – Usulan lembaga executive (Pemkab Malang) menambah empat Unit Pelaksa Teknis (UPT) daeranya, dirasa kurang tepat lembaga legislatif. Mengingat, Staf Menteri Dalam Negeri yang sempat mengkritik gemuknya UPTD diwilayah Pemkab Malang, justru dirasa kurang signifikan.

Selain terjadi pemborosan anggaran, gemuknya UPTD saat ini terasa kurang maksimal. Sehingga, saat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Malang membahas Raperda Perubahan No I Tahun 2008, sempat terjadi deadlock dan perdebatan panjang.

Baca Juga

Rencannya, hasil akhir dari Pansus Raperda masuknya empat UPT lagi, akan dibahas Kamis (14/7/2011) siang ini. Menurut Anggota Pansus DPRD Kabupaten Malang, Susianto, pada beritajatim.com siang ini mengatakan, UPT yang ada saat ini sudah terlampau gemuk. Seharusnya, tidak serta merta executive mendesak agar ditambah empat UPT lagi. Namun, sepanjang UPT itu urgen dan mendesak untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Malang, dewan pasti menyetujuinya.

“Ada empat yang diusulkan executive. Kami merasa dua dari UPT itu tidak terlalu urgen. Sehingga, harus dikesampingkan dulu,” ungkapnya.

Menurut Susianto, empat UPT yang diusulkan oleh executive adalah, UPT Perijinan, UPT Rumah Sakit Daerah Lawang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta UPT Sekretariat Korpri (Korps Pegawai Republik Indonesia). Dari ke empat usulan itu, kami merasa jika UPT Perijinan dan Korpri tidak terlalu penting.

Selain tidak begitu urgen, Korpri dan UPT Perijinan prioritasnya bukan untuk publik menyeluruh. Sehingga, dewan merasa hanya BPBD dan UPT Rumah Sakit Daerah Lawang yang mungkin, bisa disetujui. Namun, semua harus melalui kajian lebih dlu.

“Jika dilihat dari prioritasnya, ya kita dulukan UPT tentang kesehatan dan penanggulangan bencana. Kenapa, dua hal itu sangat urgen demi kepentingan publik juga,” paparnya.

Susianto menambahkan, pansus sendiri belum mengambil sikap dan keputusan finalnya. Rencannya, hari ini pansus akan mengadakan pertemuan kembali untuk menyamakan persepsi dulu. Dimata Susianto, UPT yang ada di Kabupaten Malang saat ini sudah terlalu banyak. Hal itu jelas sangat berseberangan dengan pemerintahan modern yang merampingkan UPT nya dan memfungsikannya lebih baik lagi.

Sedang untuk UPT Perijinan dan Korpri, Susianto mengaku secara subtansi, Korpri memang bisa saja. Namun begitu, tidak harus berdiri langsung dibawah Kepala Daerah. Karena akan membuang anggaran saja. Toh Korpri juga sudah dapat dana hibah dari pemerintah sebesar Rp.500 juta pertahunnya. Kalau berdiri sendiri, jelas akan terjadi pembengkakan anggaran yang fungsinya, juga tidak berpihak pada kepentingan masyarakat Kabupaten Malang.

Menanggpi usulan empat UPT baru dari Pemkab Malang, Direktur Executive Politics, Policy And Developmend, Zia Ulhaq tegas mengatakan penambahan itu tidak etis. Penambahan UPT saat ini tidak perlu terjadi. Mengingat, UPT yang sudah ada saja, belum dikerjakan secara maksimal.

Zia menguraikan, bisa saja empat UPT itu dimasukkan atau disubkan pada UPT yang sudah ada. Dengan begitu, yang perlu ditambah hanyalah tupoksinya saja. “Kan bisa disubkan. Tidak buang-buang anggaran. Dengan menambah UPT baru, jelas harus ada anggaran untuk strukturan dan fungsional. Kecuali kalau UPT itu mencakup kesehatan dan pendidikan murah tidak masalah,” paparnya.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs