Jelang Ramadhan

Warga Harus Waspadai Daging Glonggongan

Kamis, 14 Juli 2011 - 12:33 WIB • Dibaca 492 kali

ILUSTRASI. Foto: Sindo


LOWOKWARU, MALANGRAYA.info – Warga di seluruh wilayah Nusantara diminta untuk mewaspadai adanya daging glonggongan menjelang Ramadhan dan hari-hari besar lainnya.

Baca Juga

Guru Besar bidang teknologi hasil ternak Universitas Brawijaya (UB) Prof Djalal Rosyidi, Kamis, mengingatkan, masyarakat untuk berhati-hati dan mewaspadai penjualan daging glonggongan yang biasa marak terjadi pada hari-hari besar termasuk Ramadhan.

“Tidak hanya masyarakat, pemerintah pun juga harus meningkatkan pengawasan terhadap distribusi penjualan daging sapi glonggongan yang beberapa tahun terakhir ini sering muncul dan mengancam keamanan komoditas hasil ternak tersebut,” tegasnya.

Menurut dia, konsumen berhak mendapatkan produksi pangan mereka yang berkualitas dan aman untuk dikonsumsi.

Oleh karena itu, tegasnya, pemerintah harus melakukan pengawasan dan pengetatan distribusi daging yang dikonsumsi masyarakat, apalagi menjelang Ramdhan yang biasanya kebutuhan daging meningkat.

Selain daging glonggongan, kata Kepala Laboratorium Teknologi Daging Fakultas Peternakan UB itu, masyarakat juga harus mewaspadai peredaran daging ayam bangkai.

Ia mengakui, kasus keracunan dan penyakit yang disebabkan oleh makanan hasil ternak seperti daging, susu dan telur seringkali menimpa masyarakat (konsumen).

Kondisi itu, lanjut Djalal, mengindikasikan bahwa keamanan pangan di masyarakat masih jauh dari sempurna.”Konsumen sendiri juga harus terlibat dalam pengawasan dengan menyeleksi bahan pangan yang akan dikonsumsi secara selektif,” tegasnya.

Sementara itu salah seorang penjual daging di Pasar Dinoyo Aji mengatakan, untuk ketersediaan daging (sapi) menjelang Ramadhan masih mencukupi, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

Aji juga menjamin bahwa tidak akan ada peredaran daging glonggongan, meski beberapa hari ke depan sudah memasuki Bulan Ramadhan dan Lebaran.”Saya jamin di sini tidak ada daging glonggongan, apalagi ciri-ciri daging glonggongan kan mudah dikenali,” tegas Aji.

Harga daging sapi di pasar-pasar tradisional di wilayah Kota Malang rata-rata mencapai Rp55 ribu sampai Rp58 ribu perkilogram. Dan daging ayam potong sebesar Rp22 ribu sampai Rp23 ribu perkilogram.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : antara
  • Dipublikasikan : Dyah Ayu
x close
DAGING sindo PENJUAL DAGING daging glonggongan berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs