DPRD Minta Kuota Sekolah Negeri Favorit Dikurangi

Kamis, 14 Juli 2011 - 08:58 WIB • Dibaca 127 kali

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang minta agar pagu (kuota) jumlah siswa baru sekolah negeri favorit dibatasi.

Anggota Komisi D DPRD Kota Malang Sutiaji, Rabu, mengusulkan, dalam satu rombongan belajar (kelas) sebaiknya kurang dari 40 siswa, baik di jenjang SMP maupun SMA/SMK.

Baca Juga

“Karena pagu di sekolah-sekolah favorit ini cukup banyak, bahkan ada yang lebih dari 40 siswa dalam satu kelas, imbasnya adalah sekolah-sekolah pinggiran banyak yang kekurangan siswa, meski status sekolah pinggiran itu adalah negeri,” ujarnya menambahkan.

Ia mencontohkan, beberapa SMP negeri yang berlokasi di pinggiran, seperti SMP Negeri 17, SMP Negeri 22, SMP Negeri 23, dan SMP Negeri 7 masih menyisakan sebanyak 106 kursi karena tidak diminati calon siswa baru.

Agar setiap tahun tidak terjadi adanya kekosongan kursi karena kurang peminat, kata politisi dari PKB itu, beberapa kebijakan bisa dilakukan oleh Dinas Pendidikan Nasional (Diknas), di antaranya adalah mengurangi pagu di sekolah negeri favorit.

Sebab, katanya, ada kecenderungan para lulusan SD maupun SMP lebih memilih sekolah-sekolah yang berada di tengah kota dan termasuk sekolah favorit.

Selain itu, kata Sutiaji, adanya peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di sekolah pinggiran serta mengocok penempatan guru-guru yang selama ini mengajar di sekolah favorit di tengah kota dimutasi ke sekolah pinggiran.

Dengan demikian, tegasnya, siswa baru tidak ragu lagi untuk memilih sekolah pinggiran sebagai tempat melanjutkan pendidikannya karena kualitas sekolah pinggiran dan yang ada ditengah kota maupun favorit sama.

Menanggapi usulan wakil rakyat tersebut, Kepala Diknas Kota Malang Sri Wahyuningtyas mengatakan, tidak ada masalah dengan kursi kosong di beberapa sekolah tersebut, sebab kursi kosong tersebut bisa diisi oleh siapapun.

“Justru ini kesempatan bagi calon siswa baru yang belum mendapatkan sekolah dan ingin memacu keterampilannya di jalur SMK,” kata perempuan yang akrab dipanggil Yuyun tersebut.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : antara
  • Dipublikasikan : Ahmad Taufik
x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs