Peternak Malang Keluhkan Rendahnya Harga Sapi

Kamis, 14 Juli 2011 - 08:40 WIB • Dibaca 444 kali

Foto: antara

LAWANG, MALANGRAYA.info – Rendahnya harga sapi di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, dikeluhkan sebagian besar peternak di wilayah itu, sebab harga berat hidup sapi lebih murah dibanding dengan harga daging.

Baca Juga

Salah satu peternak sapi di Desa Lowokjati, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Ngaderi, Rabu mengatakan, harga jual sapi hidup saat ini mencapai Rp22 ribu perkilogramnya, sedangkan harga daging mencapai Rp55 ribu perkilogramnya.

Ngaderi mengatakan, sejumlah peternak sapi di wilayah Kabupaten Malang juga sering mengaku tertipu, karena saat melakukan penjualan sapi hanya didasarkan pada perkiraan, dan tidak ditimbang ukurannya secara jelas.

“Ketika peternak menjual sapi di pasar hewan, sering para blantik atau pedagang sapi hanya mengukur bobot sapi berdasarkan perkiraan, sehingga hal ini berdampak pada murahnya harga sapi saat ditawar,” katanya.

Ngaderi menjelaskan, rendahnya harga sapi di pasaran itu tidak sebanding dengan nilai perawatan yang dilakukan peternak, sehingga peternak sering mengalami kerugian saat penjualan sapi.

“Untuk sapi pedaging dewasa biasanya dihargai Rp4,5 juta, tapi kalau tidak terlalu dewasa, biasanya hanya sekitar 3 hingga 4 juta. Meskipun begitu, peternak tidak mengetahui persis bobotnya,” katanya.

Menanggapi hal itu, Pelaksana tugas Kepala Dinas Peternakan Pemerintah Kabupaten Malang Sujono mengaku, jika pihaknya sudah memahami permasalahan itu, dan pernah memfasilitas peternak dengan memberikan timbangan sapi di setiap pasar hewan.

“Kita pernah memberikan timbangan di setiap pasar hewan, sehingga apabila peternak menjual sapinya, bisa seusai dengan ukuran. Hal ini agar para peternak tidak merasa dirugikan dengan penetapan harga yang hanya melalui perkiraan saja,” katanya.

Sujono mengatakan, pemberikan timbangan oleh Pemkab Malang tersebut kurang optimal, sebab sering dirusak oleh para blantik atau pedagang sapi. “Kita sudah beri, tapi malah dirusak,” katanya.

Sujono menjelaskan, harga sapi saat ini bukan ditentukan dari pasar, melainkan sering dikendalikan pedagang, sehingga peternak tidak berdaya dalam menentukan harga.

Diakuinya, Pemkab Malang saat ini belum bisa mengendalikan harga sapi, supaya peternak lebih diuntungkan. Namun untuk harga daging, diakui Sujono sudah ada pada mekanisme pasar.

Sementara itu, jumlah sapi pedaging di Kabupaten Malang mencapai 124.451 ekor dan sapi perah mencapai 72.755 ekor.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : antara
  • Dipublikasikan : Ahmad Taufik
x close
peternakan sapi harga sapi sekarang malang 2012 gambar peternakan sapi blantik sapi peternak sapi di jatim berita malang raya berita kriminal remaja berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 daftar pemain AREMA 2012 harta karun majapahit batu town square daftar pemain arema keris luk 13 pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang suporter terbanyak di indonesia pilkada malang 2013 pelacuran di malang sampah anorganik karoseri adi putro penemuan benda pusaka Berita kriminal pemerkosaan arema kerajaan singosari this is arema arema 2011-2012 nexian pad meteor cell malang pengolahan limbah sampah sendang kamulyan daun emas limbah sampah cross ad 305 ahmad bustomi nexian PAD G311 diknas malang tempat prostitusi di malang berita tentang pencemaran udara Local Blogs
Local TopOfBlogs