Warga Dua Desa Ancam Tutup Ekspedisi Pabrik Kertas

Rabu, 13 Juli 2011 - 12:42 WIB • Dibaca 2,595 kali

ILUSTRASI. Foto: kabarbisnis.com

PAGAK, MALANGRAYA.info – PT. Eka Mas Fortuna adalah Pabrik Kertas yang sudah cukup lama berdiri. Sejak tahun 1982, pabrik kertas di Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang itu, punya omzet produksi sangat besar.

Baca Juga

Menurut pekerja dan sejumlah warga yang bermukim di sekitar pabrik mengatakan, per harinya, ratusan ekspedisi muatan keluar masuk pabrik. Jika dihitung kasar, produksinya bisa mencapai 600 ton lebih.

“Tiap hari ada 300 trailer yang keluar masuk.Jumlah pegawainya ada 800 orang lebih. Akibat di demo warga, kerugian ditaksir belasan miliar mas. Pasalnya, satu jam saja nilai uang dari produksi kertas itu bisa mencapai satu miliar rupiah,” ucap Agus, warga sekitar pabrik, Selasa (12/7/2011) siang.

Sementara itu, Koordinator Pendemo, Sutono saat ditemui beritajatim.com mengatakan, areal pabrik berdiri di dua desa. Yakni, Desa Sumberejo dan Desa Gampingan, Kecamatan Pagak.
Kerjasama saat pabrik kertas dibangun, pabrik sepakat dengan menggunakan jasa Angkutan Rakyat (AR) warga setempat. Saat itu, warga punya 80 unit AR. Lambat laun, AR pun dikurangi pabrik. Alasannya, pabrik ingin beli kendaraan ekspedisi sendiri. Namun yang terjadi, pabrik ternyata mendatangkan angkutan ekspedisi produksi kertasanya dari luar wilayah Pagak.

“Ada banyak ekspedisi dari luar Pagak saat ini. Diantaranya adalah ekspedisi milik Bela-Belo, Wijaya, Armada, Pregolan Sakti, dan Karijaya,” katanya.

Sutono menegaskan, dengan alasan yang sepertinya ingin menyingkirkan dan tidak memperhatikan nasib warga dua desa, pabrik juga bertindak nakal terhadap ekspedisi milik AR. Setiap hasil produksi pabrik dimuat kendaraan AR, tonase yang dibebankan melebihi batas. Itu sebabnya, AR yang dikelola warga rusak dan terpaksa dijual akibat sikap curang dari pabrik.

“Kalau ekspedisi AR milik warga yang membawa hasil produksi, diisi penuh sampai melebihi tonase. Itu kan merusak kendaraan. Berbeda kalau angkutan ekspedisi milik pabrik sendiri atau dari luar. Disinilah kecurangan pabrik,” papar Sutono yang juga menjabat Ketua BPD Desa Sumberejo, Pagak.

Ia menambahkan, permasalahan lainnya adalah, warga lokal pabrik tidak diberi kesempatan untuk bekerja ditempat itu. Padahal, setiap waktu warga dua desa harus mendapatkan kiriman limbah baik limbah cair dan udara yang baunya, sangat memuakkan. Lebih dari itu, sikap pabrik yang tidak memperdulikan kesejahteraan, hanya menyisikan sedikit keuntunganya buat warga dua desa.

Setiap bulannya, Desa hanya diberi imbalan Rp.500.000. Karang Taruna Rp.300.000. Bahkan, Polisi dari Polsek Pagak hanya diberi Rp.500.000. Bandingkan dengan omzet pabrik yang miliaran per jamnya. “Dengan tidak memperdulikan kesejahteraan warga dua desa, kami akan menutup jalur ekspedisi. Kalau perlu, pabrik harus segera ditutup karena banyak merugikan warga dua desa,” pungkas Sutono.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari pabrik kertas itu. Satpam yang menjaga areal pabrik malah mengusir wartawan dan melarang mengambil foto disekitar areal pabrik. Sempat terjadi insiden akibat ulah satpam pabrik. Meski begitu, ratusan warga desa pun sepakat menutup jalur ekspedisi jika tuntutan soal kesejahteraan warga dua desa tidak dipenuhi.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
berita malang raya pabrik kertas di malang pabrik kertas malang pabrik kertas pagak pabrik kertas daftar kriminalitas di desa gampingan kab malang perusahaan kertas di malang berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs