Kirim Aduan ke Bupati

Yoga dan Yogi "Dipecat" Atas Persetujuan Diknas?

Selasa, 12 Juli 2011 - 15:17 WIB • Dibaca 221 kali

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Suwandi. Foto: beritajatim.com

KEPANJEN, MALANGRAYA.info – Indikasi dikeluarkannya Yoga Prakoso dan Yogi Prakoso santer terdengar atas persetujuan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Malang. Saat wartawan memburu Kadiknas, Suwandi usai menghadiri klarifikasi permasalah diatas dengan Komisi A DPRD Kabupaten Malang, Selasa (12/7/2011) siang ini, Suwandi nampak sedikit emosi. Ia buru-buru ngacir sambil meninggalkan wartawan yang coba mengorek keterangan darinya.

Baca Juga

Namun yang terjadi, justru Suwandi meminta wartawan untuk bertanya langsung pada Kepala Bidang TK dan SD. “Saya nggak tahu itu. Semua masih dalam penyelidikan kami dilapangan. Tanya Kabid TK dan SD saja,” ungkap Suwandi seraya berjalan cepat-cepat meninggalkan ruang rapat Komisi A.

Benarkah dikeluarkannya Yoga dan Yogi atas persetujuan Diknas? Indikasi itu sangat kuat. Pasalnya, Lilis Setyowati (Ibu kandung Yoga dan Yogi) saat membuat surat aduan dan laporan terkait buruknya manajemen di SDN Sitirejo IV, Kecamatan Wagir, yang membuat dua putra kembarnya di keluarkan dari sekolah, sempat ditangguhkan oleh Diknas. Bahkan, Diknas membiarkan laporan itu dan sengaja membela SDN Sitirejo IV yang sudah jelas, ada banyak ketimpangan administrasi dan keuangan.

Giliran Kabid TK dan SD Diknas, Bambang Setyono diburu wartawan, sama persis dengan atasannya, Bambang pun segera berjalan meninggalkan kerumunan wartawan yang terus mengejarnya. Bambang pun tidak berani berkomentar. Saat ditanya jika pemecatan Yoga dan Yogi atas persetujuan Diknas, Bambang juga menggelengkan kepala seraya berkata tidak tahu menahu. “Saya hanya petugas lapangan mas. Langsung tanya Kadiknas saja. Setelah rapat ini, kami mencari data-data dulu ke sekolah tersebut,” papar Bambang.

Dengan kecuekan dua sikap pejabat Diknas Kabupaten Malang itu, jelas mencoreng dan melemahkan makna Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional dimana pemerintah, wajib memberikan dan menyediakan pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Menyikapi sikap Diknas yang terkesan lepas tangan dengan kasus tersingkirnya Yoga dan Yogi dari dunia pendidikan, Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Malang, Zuhdy Achmadi, tegas mendesak Diknas dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD), mencopot Kepala Sekolah SDN Sitirejo IV, Wagir, Imam Sodiqin. “Tidak ada alasan dari manapun untuk tidak mencopot kepala sekolah,” kata Didik panggilan akrab Zuhdy Achmadi.

Ditegaskan Didik, upaya Diknas terkesan melindungi kasek. Padahal, secara aturan dan administrasi saja, kasek SDN Sitirejo IV sudah terbukti melakukan banyak pelanggaran serta melawan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Dimana, kasek sudah mengeluarkan dua siswanya tanpa ada kesalahan. Kalau memang orang tua siswa kritis, tidak bisa dengan seenaknya kasek mengeluarkan anaknya yang bersekolah ditempat itu.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

x close
sd kepanjen 03 berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs