Tolak Parkir di Trotoar

Warga Blokir Parkir Lai-Lai

Senin, 23 Mei 2011 - 10:58 WIB • Dibaca 209 kali

PENGHALANG - Sejumlah warga RW 1 Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, membuat tembok penghalang setinggi sekitar 20 cm di area luar parkir mobil supermarket Lai-Lai, Jl Arjuno Malang, Minggu (22/5) Foto: .surya

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Puluhan warga dari RW 1 Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Malang memprotes alih fungsi trotoar menjadi lahan parkir supermarket buah Lai-lai. Minggu (22/5) pagi, mereka membentengi trotoar dengan pembatas setinggi 20 cm.

Baca Juga

Bergotong royong, mereka menyiapkan batu bata, semen, dan pasir untuk membuat pembatas di sekitar supermarket di Jl Arjuno 36 Kota Malang itu. Pembatas itu tepat dibuat di luar parkir mobil supermarket atau berbatasan dengan landasan trotoar atau pedestrian. Mereka sepakat menilai pihak pengelola Lai-Lai telah lalai dengan menyalahgunakan fungsi trotoar sebagai lahan parkir mobil.

Ketua RW I Kelurahan Kauman, Nanang Suharyadi, ditemui di tempat kejadian, mengatakan bahwa sejak sekitar tiga tahun lalu pihak Lai-Lai telah memanfaatkan trotoar yang ada di depan supermarket tersebut sebagai tempat parkir mobil pengunjung. Padahal seharusnya trotoar itu dipergunakan untuk para pejalan kaki.

“Kami semua di sini hanya menuntut agar trotoar ini dikembalikan ke fungsinya yang semula" katanya.

Nanang mengakui bahwa selama beberapa bulan terakhir telah terjadi perundingan antara warga dengan pihak Lai-Lai. Ditambahkannya, dalam perundingan tersebut Lai-Lai pernah menawarkan kompensasi berupa uang kepada RW sebesar Rp 3 juta pertahun, namun tawaran tersebut ditolak, dan warga bersikukuh agar trotoar dikembalikan lagi pada fungsinya semula.

Menurut Nanang, dimanfaatkannya trotoar tersebut sebagai lahan parkir mobil menyebabkan keamanan pengguna jalan terganggu. Selain itu, karena fungsinya yang telah diubah menjadi area parkir, menyebabkan aliran air hujan terhambat, hingga seringkali menyebabkan terjadinya banjir di kawasan sebelah barat jl Arjuno.

“Di bawah trotoar ini ada gorong-gorong, tapi karena diubah jadi lahan parkir, aliran air jadi terganggu dan bikin banjir. Selain itu dulu juga pernah ada anak sekolah yang terserempet motor gara-gara tidak ada trotoar untuk berjalan" ujarnya.

Selain membangun tembok penghalang, dalam waktu dekat mereka juga akan memasang rambu larangan parkir, sehingga tidak ada lagi pengunjung yang memarkir kendaraannya di situ.

Usaha Lain Tidak Diblokir

Pengelola Lai-Lai, Erika, mengatakan pihaknya tidak keberatan dengan aksi warga yang membangun tembok penghalang parkir di depan tempatnya. Hanya saja, Erika juga mengatakan bahwa apabila pihaknya tidak diperbolehkan menjadikan trotoar itu untuk parkir, seharusnya tempat usaha lain yang ada di kawasan jl Arjuno juga tidak diperbolehkan.

“Kok hanya Lai-lai, padahal di sepanjang jalan Arjuno ini ada rumah makan yang juga memanfaatkan trotoar untuk lahan parkir" tukasnya.

Namun, dengan adanya aksi tersebut, pihaknya berusaha terus berunding bersama warga dengan ditengahi pejabat yang berwenang dan aparat kepolisian. Mengenai perundingan-perundingan yang dilakukan dengan warga, Erika mengatakan sebelumnya pihak RW I pernah meminta hak pengelolaan parkir, namun hal tersebut ditolak karena Lai-Lai memasang aturan bebas parkir, sehingga pengunjung tak harus membayar biaya parkir kendaraan. Menurutnya, hal itulah yang membuat warga kecewa dan akhirnya membangun tembok penghalang.

Akan tetapi hal tersebut dibantah oleh warga. Menurut Nanang, memang pernah ada perundingan semacam itu, namun bukan itu yang mendorong warga melakukan aksi pembangunan tembok penghalang.

“Nggak benar itu, kami hanya mau agar trotoar ini dikembalikan fungsinya semula untuk pejalan kaki. Itu saja" tandasnya.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : surya
  • Dipublikasikan : Dyah Ayu
x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs