Warga Malang Keluhkan Biaya Wisuda dan Rekreasi

Jumat, 13 Mei 2011 - 13:49 WIB • Dibaca 139 kali

KLOJEN, MALANGRAYA.info – Komisi D DPRD Kota Malang, Jawa Timur, langsung “banjir" keluhan setelah membuka layanan pesan singkat (SMS) terkait pungutan biaya wisuda dan rekreasi setelah selesai ujian nasional (UN).

Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, Christea Frisdiantara, di Malang, Jumat (13/5/2011), mengatakan, keluhan wali murid yang disampaikan melalui pusat SMS komisi dewan tersebut langsung diteruskan kepada Dinas Pendidikan (Diknas) setempat.

Baca Juga

“Kami berharap Diknas serius menindaklanjuti keluhan wali murid terkait pungutan untuk biaya wisuda dan rekreasi yang dilakukan pihak sekolah itu," kata Christea yang juga politikus Partai Demokrat (PD) tersebut.

Paling tidak, katanya, Diknas memberikan sanksi berupa peringatan kepada sekolah yang tetap memungut biaya wisuda dan rekreasi.

Pungutan itu telah dilarang oleh Diknas Kota Malang sejak beberapa waktu lalu. Diknas harus memantau pelaksanaan kebijakan itu.

Ia mengemukakan, peringatan itu adalah sanksi awal terhadap sekolah yang tidak mengindahkan larangan Diknas.

Pada masa mendatang, katanya, tidak hanya peringatan, namun sudah diberi sanksi tegas terhadap sekolah yang tetap memungut biaya wisuda dan rekreasi.

Ia mengemukakan, sebaiknya biaya wisuda dan rekreasi dialihkan untuk menambah biaya sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, sebab biaya yang dikeluarkan wali murid tidak sedikit.

Berbeda dengan Christea, Ketua Fraksi PDIP Sri Untari justru tidak melarang wisuda dan rekreasi yang diadakan sekolah. Sebab, katanya, wisuda dan rekreasi merupakan agenda puncak yang ditunggu-tunggu siswa setelah “berperang" menghadapi soal-soal UN.

Apalagi, katanya, wisuda dan rekreasi juga atas dukungan, bahkan permintaan baik siswa maupun walinya masing-masing. Hanya saja, katanya, semua harus tetap dimusyawarahkan terlebih dahulu dengan berbagai pihak terkait.

“Asal biayanya tidak memberatkan wali murid, saya rasa tidak ada masalah, dan biasanya pada awal kenaikan kelas akhir, baik di SD, SMP atau SMA, seluruh siswa sudah diminta untuk menabung lewat sekolah, bahkan ada yang dimulai sejak awal masuk SMP atau SMA," kata Untari yang juga Wakil Ketua Komisi B tersebut.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : surya
  • Dipublikasikan : Dyah Ayu
x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs