Maling Tinggalkan 26 HP di Tegalan

Senin, 21 Februari 2011 - 13:17 WIB • Dibaca 146 kali

TUREN, MALANGRAYA.info – Sebuah konter telepon genggam (HP) di Jl Raya Panglima Sudirman, Kelurahan/Kecamatan Turen, Kabupaten Malang dibobol maling. Sebanyak 100 ponsel lebih dibawa kabur, namun 26 ponsel akhirnya diketemukan karena terjatuh di tegalan, belakang konter tersebut.

Aksi itu terjadi pada Jumat (18/2) sekitar pukul 01.00 WIB. Namun, sampai kini belum diketahui pasti kerugian yang dialami Ulum (35), pemilik konter asal Jl Tendean, Kelurahan/Kecamatan Turen itu. Sebab, jumlah ponsel yang hilang masih simpang siur. Ada yang mengatakan sekitar 74 ponsel, namun versi lain menyebut sekitar 100 lebih.

Baca Juga

“Saat ini kasus itu masih kami selidiki," kata Kompol Agus Suryoso, Kapolsek Turen, Minggu (20/2).

Sebenarnya, setiap hari ada yang berjaga di konter ponsel itu. Hanya saja, tengah malam itu, Ari (25), penjaganya, keluar untuk minum kopi ke warung. Warung itu terletak sekitar 200 meter dari konter. Diduga, saat Ari yang asal Desa Clumprit, Kecamatan Gondanglegi itu keluar minum kopi, pelaku cepat beraksi.

Sekembali Ari dari warung atau sekitar satu jam kemudian, konter itu sudah terkuras isinya. Diduga, salah satu pelakunya ada yang mengawasi Ari. Begitu tahu Ari kembali, pelakunya dengan cepat kabur. Pelakunya yang panik sempat membuat 26 ponsel yang dibungkus kaus itu terjatuh di tegalan.

Saat kembali dari warung, Ari belum menyadari bahwa konter yang dijaganya itu dibobol maling. Ia baru kaget ketika masuk ke dalam konter dan melihat isi konternya berantakan, dan seluruh ponsel yang ada musnah. Sedang, lantai dalam konter mendadak jadi kotor karena terdapat bekas kaki pelaku. Sepertinya, pelakunya melalui tanah kosong yang ada di belakang konter karena membawa tanah liat pada bekas kakinya.

Dugaan petugas Polsek Turen, pelakunya sudah lama merencanakan aksi itu. Sebab, mereka tahu kalau penjaganya lagi keluar. Ditambah lagi, aksi itu dilakukan dengan mudah dan cepat. Bahkan, tanpa bantuan peralatan, seperti tangga, mereka bisa naik ke atap genting. Dugaan petugas, mereka memanjat ke atap genting dengan melalui pohon kelapa setinggi tiga meter yang ada di belakang konter.

Selanjutnya, mereka membuka genting dan merusak asbes untuk dipakai turun ke dalam konter, dan keluar melalui jalan semula. Namun, untuk memanjat ke atap, sepertinya mereka memanfaatkan etalase. Sebab, letak etalase itu bergeser ke tembok. Namun demikian, petugas belum mencurigai orang dekat korban, kendati diperkirakan pelakunya paham betul dengan TKP.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : Surya
  • Dipublikasikan : Joni Wijaya
x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs