Tower Tanpa Izin Dibongkar

Minggu, 13 Februari 2011 - 12:29 WIB • Dibaca 262 kali

TOWER BTS - Diduga Banyak Tower Berdiri Tanpa Izin. Foto: vivanews

KEPANJEN, MALANGRAYA.info – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perizinan Kabupaten Malang menegaskan, akan menindak tegas pemohon atau pemilik tower, termasuk melakukan penyegelan terhadap tower di wilayah Kabupaten Malang yang tidak memiliki perizinan lengkap.

Baca Juga

Saat ini, di wilayah Kabupaten Malang terdapat 38 tower yang sudah mendapat rekomendasi dari Dinas Perhubungan dan Komunikasi Informasi (Dishubkominfo) Kabupaten Malang. Namun belum diketahui pasti mengenai kelengkapan surat perizinannya. Rencananya, UPT Perizinan akan melakukan pemeriksaan surat-surat perizinan berdirinya tower tersebut. Pemeriksaan rencananya akan dilakukan Maret.

Razali, Sekretaris UPT Perizinan, Sabtu (12/2) mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui apakah 38 tower yang telah mendapat rekomendasi teknis itu sudah berizin atau belum. “Tujuan pemeriksaan tower ini untuk mengetahui sudah berizin atau belum. Jika tidak memiliki izin, maka bisa juga kami segel. Sebab ke-38 tower itu tidak ada yang memberikan PAD (Pendapatan Alsi Daerah) kepada Kapupaten Malang pada 2009-2010," katanya.

Razali menambahkan, hingga saat ini, sudah ada tujuh tower yang telah mengurus perizinannya. Dan dari biaya izin HO dan IMB untuk pendirian tujuh tower tersebut, UPT Perizinan telah mendapatkan lebih dari Rp 110 juta.

Masih menurut Rizali, proses pengurusan perizinan sesuai aturan adalah 14 hari kerja dan hal ini diharapkan didukung oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah teknis terkait, sehingga tidak ada lagi proses pengurusan perizinan melalui jalur `belakang`.

Rencana pengecekan perizinan tower ini merupakan dampak dari ditemukannya empat perizinan palsu pendirian tower yang kasusnya telah ditangani Kejari Kepanjen.

Untuk kasus pemalsuan izin pendirian tower ini, Kejari Kepanjen telah memanggil Nurmala Sidik, mantan Sekretaris UPT Perizinan yang menyatakan, sepanjang 2010 tidak pernah mengeluarkan izin tower. Selain itu juga Kejari juga memeriksa Dicky Widyarto, mantan Kabid Pembangunan UPT Perizinan.

Ardito Muwardi, Kasi Pidsus Kejari Kepanjen menyatakan, akan memanggil para pemohon tower untuk dimintai keterangan. Dari keterangan mereka itulah akan bisa diketahui pejabat mana yang terlibat.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : Surya
  • Dipublikasikan : Joni Wijaya
x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang kereta matarmaja Berita kriminal pemerkosaan pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti karoseri adi putro keris singosari sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs