Masuk Bawa Daun Singkong, Keluar Bawa Emas 1,8 Kg

Minggu, 13 Februari 2011 - 10:22 WIB • Dibaca 1,198 kali

OLAH TKP - Petugas Identifikasi Polres Malang melakukan olah TKP pencurian di Toko Mas Amanah milik M Taufik, Blok 16, Pasar Singosari, Kabupaten Malang, Sabtu (12/2). Pencuri berhasil mengondol emas seberat 1,811 kg dan uang tunai Rp 3 juta rupiah. Foto: surya

SINGOSARI, MALANGRAYA.info – Toko Emas Amanah di Pasar Singosari, Kabupaten Malang, dibobol sekawanan pencuri, Sabtu (12/2) dini hari. Pelaku membawa lari 1,8 kilogram emas muda dari toko yang menempati lapak nomor B16 itu.

Baca Juga

Pencurian tersebut baru diketahui oleh penjaga toko, Nur Toyani (39), sekitar pukul 08.00 WIB. Menurut Toyani, saat hendak membuka toko, ia menyadari empat gembok yang digunakan untuk mengunci rolling door toko, sudah raib.

“Begitu tahu gembok itu hilang, saya tidak berani buka toko. Saya lalu lapor majikan saya," kata Toyani.

Mendengar laporan Toyani, pemilik Toko Emas Amanah, Muhammad Taufik (46), langsung lemas. Selama belasan tahun berbisnis emas, baru kali ini pria yang tinggal di Jl Soponyono, Singosari ini mendapat kabar yang paling tidak ingin didengar oleh para juragan perhiasan emas. Apalagi saat ini Taufik tengah membangun kembali keberuntungannya dalam bisnis jual beli emas, setelah tahun 2008 lalu tokonya sempat bangkrut.

Dia pun harus merelakan hampir seluruh barang dagangannya yang berupa cincin dan kalung emas kualitas nomor dua itu raib. Pelaku menguras habis isi brankas Taufik, berupa 1,8 kilogram emas, serta uang tunai Rp 3 juta. Dengan rata-rata harga emas muda yang mencapai Rp 150.000 tiap gramnya, maka Taufik diperkirakan kehilangan emas senilai Rp 270 juta lebih.

Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), tim identifikasi Polres Kabupaten Malang menemukan hal menarik. Entah apa latar belakangnya, pelaku meninggalkan dua ikat daun singkong.

"Mungkin pelaku menyamar jadi orang kulakan sayur, mengingat hal itu yang jadi aktivitas pasar saat dini hari," kata Iptu Arif Ardiansyah, Kepala Unit I Satreskrim Polres Malang, mengomentari temuan itu.

Sejumlah barang di dalam toko juga berpindah posisi. Kipas angin dan tape deck milik Taufik yang semula ada di atas brankas, berpindah ke atas etalase.

Brankas sendiri ditemukan dalam kondisi terbuka, namun tidak rusak. Itu artinya, pelaku punya keahlian dalam membuka brankas. Menyadari hal itulah, Iptu Arif juga menduga bahwa pelaku lebih dari satu orang. "Untuk membuka brankas, perlu ketenangan. Bisa jadi ada pelaku yang berperan mengawasi keadaan sekitar," katanya.

Terkait brankas yang bisa dibuka pelaku tanpa merusaknya, Taufik mengaku belum berpikiran untuk mencurigai seseorang. Termasuk mencurigai karyawan Toko Emas Amin yang juga milikinya, tempat ia menitipkan kunci toko sehari-hari.

Sementara tiga penjaga pasar yang berjaga dini hari, Musiri, Suwaji dan Miskan, tak kalah terkejutnya. Menurut mereka, sejak menjaga pukul 17.00 – 05.00 WIB, tak menemukan aktivitas mencurigakan dalam pasar.

Namun sejumlah pedagang yang berkerumun di sekitar TKP, sempat rasan-rasan soal aturan pengamanan di pasar tersebut. Menurut mereka, petugas keamanan terlalu menolerir aktivitas bongkar muat barang saat pasar tutup. "Aturannya seharusnya tidak boleh. Kalau pintu dibuka, itu kan bisa saja dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan," keluh seorang penjual pakaian yang mengaku bernama Ny Warni.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : Surya
  • Dipublikasikan : Joni Wijaya
x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs