Saat Gol, Ponsel Diembat

Sabtu, 12 Februari 2011 - 17:58 WIB • Dibaca 435 kali

KEPANJEN, MALANGRAYA.info – Musim pertadingan sepak bola, yang kerap berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, rupanya menjadi ajang 'mencari nafkah' bagi para pencopet. Meskipun sudah banyak pencopet tertangkap, masih saja ada yang nekad.

Aksi pencopet ini terjadi sewaktu berlangsung bertandingan sepak bola ISL antara Arema Malang melawan Persiwa Wamena, di Stadion Kanjuruhan, Kamis (10/2) sore. Imam S (19), warga Jl Muharto, Kecamatan Kedung Kandang, Kota Malang tertangkap saat mencopet dua telepon genggam milik Chotibul Umam (30), warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Singosari, dan Erna (25), warga Jl Bendungan Sutami, Kota Malang.

Baca Juga

Tertangkapnya pelaku yang sehari-hari menjadi juru parkir di pertokoan Kota Malang itu berawal dari kecurigaan petugas karena melihat ada orang keluar dari stadion sebelum berakhir pertandingan. Karena ia berjalan menuju ke tempat parkir dengan terburu-buru, petugas curiga, dan lantas menangkapnya. Saat digeledah dan ditemukan tiga ponsel, petugas langsung meringkusnya.

“Ketiga HP itu tak lain hasil kejahatan. Usai mencopet, ia bermaksud kabur. Namun akhirnya gagal karena petugas mengetahuinya," kata AKP Hartoyo SH SIK, Kasat Reskrim Polres Malang, Jumat (11/2).

Waspada Saat Gol

Hartoyo mengimbau pada penonton agar waspada saat masuk ke stadion. Sebab biasanya komplotan pencopet itu beraksi di antara pintu masuk stadion. Mereka menyaru sebagai penonton dan ikut mengantre. Saat terjadi antrean itu, biasanya para penonton tidak konsentrasi dengan barang bawaan karena berdesakan. Pelaku menjalankan aksinya.

Selain itu, para pencopet biasanya juga beraksi di atas tribun ketika pertandingan berlangsung. Seperti yang dialami Erna. Tatkala dia meluapkan kegembiraan karena tim kesayangannya, Arema berhasil memasukkan gol pertama ke gawang lawan, pelaku mencopet ponsel korban.

“Karuan korban tak terasa kalau HP-nya dicopet karena saking senangnya akibat timnya menang. Momen seperti itu sangat dimanfaatkan pencopet. Namun kalau korban Umam, HP-nya dicopet ketika masuk stadion," ujarnya. Usai mendapatkan dua ponsel, pelaku bermaksud kabur.

Lebih lanjut dikatakan, berdasar pengakuan Imam, sebuah ponsel miliknya juga hasil mencopet. Namun barang itu ia peroleh saat pertandingan sebelumnya, yakni Arema Vs Persipura, Minggu (6/2).

Kepada petugas, Imam mengaku beraksi bersama saudaranya. Namun saudaranya berhasil meloloskan diri. Dalam beraksi, pelaku bertugas mengamankan hasil copetan dari kakaknya. Sedang kakaknya, yang bagian mencari barang. “Kakaknya yang mengeksekusi, sedang dia (Imam) yang bagian mengamankan hasil copetan," pungkasnya.

Akses MalangRaya.info melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda di http://m.malangraya.info.

  • Sumber : Surya
  • Dipublikasikan : Joni Wijaya
x close
berita kriminal remaja berita malang raya malang post harta karun majapahit malang post kriminal berita pencemaran udara arema 2012 pemain arema 2012 keris luk 13 daftar pemain AREMA 2012 batu town square penemuan benda pusaka juan revi suporter terbanyak di indonesia daftar pemain arema ovan tobing sendang kamulyan meteor cell malang pemain arema 2011-2012 logo kabupaten malang Berita kriminal pemerkosaan kereta matarmaja pilkada malang 2013 pelacuran di malang daun emas this is arema razia villa songgoriti keris singosari karoseri adi putro sampah anorganik malangpost arema mtsn 1 malang kerajaan singosari penemuan benda gaib Local Blogs
Local TopOfBlogs